Compounding Effect dalam Investasi

27 May 2021

  • Share

Bicara soal investasi, apakah kamu sudah pernah dengar istilah compounding effect ? Ya, sering dibahas di dunia investasi, compounding effect penting kita pahami karena bisa jadi investasi yang sedang kita jalani berpotensi mengalami efek ini lho! Buat kamu yang belum paham pasti bingung kan sebenarnya compounding effect itu dampak baik atau justru buruk terhadap investasi yang sedang kita jalankan?

 

Apa itu Compounding Effect ?

Secara sederhana, compounding effect atau yang dikenal juga dengan ‘bunga bergulung’ merupakan cara terbaik memaksimalkan keuntungan investasi. Dikatakan demikian karena compounding effect merupakan kondisi dimana kita meraup bunga dari hasil investasi yang kita lakukan sebelumnya. Ini tak hanya terbatas berulang 2x saja, namun akan terus berlipat selama kamu terus meraih keuntungan dari hasil investasi sebelumnya yang kamu investasikan kembali. Keren kan? Tentu saja. Untuk merasakan compounding effect secara maksimal, disarankan menanamkan modal pada instrumen investasi jangka panjang. Lalu, cara kerja compounding effect sendiri sebenarnya sudah dipetakan dalam rumus baku. Beberapa website kini juga telah menyediakan simulasi perhitungan compounding effect dari investasi yang sedang kita lakukan sekarang.

 

Terus, apa aja sih yang perlu diperhatikan untuk membawa kita mendulang cuan berlipat?

Kalau ini sih kembali lagi pada dasar dari berinvestasi, yaitu kamu harus memperhatikan 3 hal penting yang terdiri dari tujuan, modal, dan risiko diri dalam berinvestasi. Kalau sudah bisa memetakan ketiga hal tersebut, kamu juga perlu menjadi konsisten untuk terus berinvestasi. Namun jangan sampai keuntungan pada 1 instrumen investasi membuatmu terlena. Bersikaplah terbuka untuk melihat dengan baik berbagai peluang yang ada pada instrumen investasi lainnya demi mendekatkan diri pada kemerdekaan finansial.

 

Apakah bila gagal menciptakan compounding effect dalam investasi, kita pasti rugi?

Untuk hal ini tidak ada jawaban pastinya, karena bila suatu investasi gagal menciptakan bunga berlipat, maka bisa dikatakan investasi tersebut memiliki bunga tunggal, atau simple interest. Namun bila kerugian investasi yang dialami cukup besar, baru dikatakan investasi tersebut mengalami kerugian. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengenali berbagai instrumen investasi dengan baik.

 

Nah Kawan PRIMA, itu tadi merupakan kumpulan informasi mengenai compounding effect pada investasi. Hmm, menggiurkan bukan? Jadi tunggu apalagi? yuk ciptakan portofolio compounding effect dengan berinvestasi mulai dari sekarang!

 

 

Artikel Terkait:

Investasi yang Cocok Bagi Kaum Milenial

7 Investasi Yang Cocok Bagi Milenial

Investasi Untuk Keluarga Muda

Wujudkan Merdeka Finansial: Investasi Atau Trading?

Smart Spending Buat Kaum Milenial

 

 

Referensi:

koinworks.com

akseleran.co.id

danain.co.id

modalrakyat.id

cermati.com

money.kompas.com

finansialku.com

berita lainnya

Bicara soal instrumen investasi, Kawan PRIMA lebih prefer deposito, reksa dana, emas, properti, atau mengikuti tren dengan melakukan investasi pada mata uang kripto... Selengkapnya >
Berikut ini adalah beberapa jenis diet yang sedang ngetren di tahun 2021... Selengkapnya >
Yang perlu diperhatikan dalam menjalani long distance marriage (LDM)... Selengkapnya >