Smart Spending buat Kaum Milenial

11 January 2021

  • Share

Kawan PRIMA, di awal tahun ini sudahkah kamu menyusun resolusi keuangan? Ya, menyusun resolusi keuangan merupakan hal yang penting bagi kesehatan finansial sepanjang tahun. Untuk itu kita perlu menyusunnya dengan hati-hati dan belajar dari tahun-tahun sebelumnya agar segala persoalan keuangan di tahun 2021 dapat dipersiapkan lebih matang demi menyosong masa depan finansial yang cerah.

 

Siapa saja yang perlu menyusun resolusi keuangan?

Untuk hal yang satu ini tentu tidak ada batasannya ya Kawan PRIMA. Jadi, siapa saja boleh dan berhak untuk menyusun resolusi keuangannya masing-masing. Hal ini juga termasuk kamu yang selama pandemi kehilangan sejumlah pendapatan ya…..

 

Selain itu, meski sudah menyusun resolusi keuangan yang terstruktur, seringkali kita digelapkan oleh berbagai godaan seperti promo cashback, hingga diskon besar-besaran yang pada akhirnya membuat pengeluaran membengkak. Padahal benda yang kita belanjakan juga belum tentu kita butuhkan. Nah, sebelum hal ini terjadi, berikut tips smart spending yang cocok untuk kaum milenial agar tidak boros:

  • Menentukan tujuan keuangan hingga tujuan hidup

Agar keuangan terkontrol, kamu perlu membuat tujuan keuangan dan hidupmu Apa hubungannya? Ya, seperti yang dijelaskan sebelumnya pada Pentingnya Perencanaan Keuangan bahwa tujuan keuangan akan selalu beriringan dengan tujuan hidup. Mudahnya, ketika kamu mencapai 1 (satu) tujuan keuangan, secara tidak langsung akan memberikan progress atau bahkan memenuhi tujuan hidupmu. Misalnya tujuan hidupmu adalah menikmati masa pensiun dengan kebebasan finansial, dan untuk mencapainya, kamu memiliki tujuan keuangan dengan memiliki dana pensiun. Hmm, dari tujuan keuangan yang sederhana ternyata cukup berdampak ya? Nah, makanya menentukan dan mengingat kembali tujuan hidup bisa kamu lakukan agar pengeluaran jadi terukur, dan tidak boros.

 

  • Merubah mindset keuangan

Ya, jika kita berpikir bahwa mengumpulkan sejumlah uang adalah sebuah pencapaian, dan tujuan akhir, itu artinya kita memiliki mindset keuangan yang salah. Sebab pada dasarnya uang merupakan alat untuk mencapai tujuan, dan bukan tujuan akhir. Jadi bisa dikatakan kita perlu menghilangkan konsep tentang mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya. Karena jika pada akhirnya kita memiliki uang yang banyak, kita seharusnya menggunakan uang tersebut sebagai alat yang membantu untuk mewujudkan apa yang ingin kita lakukan. Kenapa dikatakan demikian? Sebab jika tujuan kita dalam bekerja, menabung dan berinvestasi adalah mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya tanpa tujuan yang pasti, maka kita tidak akan pernah berhenti atau tidak akan pernah puas.

 

  • Tidak menaikkan standar hidup saat pendapatan naik

Seiring dengan kenaikan pendapatan, standar hidup juga sering kali ikut meningkat. Hmm, terdengar cukup miris, atau mungkin ada Kawan PRIMA yang related dengan keadaan ini? Hmmm, jangan biarkan hal tersebut terjadi dengan meningkatkan jumlah uang yang ditabung seiring dengan kenaikan gaji. Jadi tidak hanya pengeluaran, dan gaya hidup yang naik tapi juga jumlah savings yang kita miliki.

 

  • Memastikan diri untuk konsiten dengan tujuan keuangan

Terpenting, agar kita tidak boros tentu kita harus menanamkan komitmen dengan membiasakan diri untuk menyisihkan uang dan menabung. Jumlah dan persentasenya bisa kamu sesuaikan dengan jumlah pendapatan dan pengeluaranmu, jadi tidak ada patokan pasti ya….. Terdengar cukup klise dan mudah untuk dilakukan bukan? Eitss tapi, nyatanya justru banyak orang yang sulit berhemat karena tidak konsisten lho ! Untuk itu   cobalah menahan hasrat berbelanja dengan mengingat kembali apa perjuangan yang telah kamu lalui, serta hal yang memotivasi seperti tujuan keuangan yang ingin kamu capai.

 

Nah Kawan PRIMA, itu tadi merupakan kumpulan informasi seputar smart spending. Semoga rangkaian informasi ini membantumu dalam berhemat untuk menyongsong masa depan keuangan yang lebih baik. Selamat mencoba ya!

 

 

 

Artikel Terkait:

Pentingnya Perencanaan Keuangan

Merdeka Finansial: Indonesia Dan Middle Income Trap

Latte Factor : Penyebab ‘Bokek’ Kaum Milenial

7 Investasi Yang Cocok Bagi Milenial

 

 

 

 

Referensi:

Suara.com

money.kompas.com

golife.id

simulasikredit.com

berita lainnya

Direktur Marketing PT. Rintis Sejahtera, Bapak Suryono Hidayat menyerahkan penghargaan 5th Years Appreciation Customer Loyalty Award" kepada Direktur TI & Operasional PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk, Bapak Benny Sudarsono Tan, didampingi, Kepala Divisi Jaringan & Operasi PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk, Bapak Yudi Gunawan dan Kepala Departemen Operasional TI & Data Center PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk, Bapak Arief Candra dalam acara Virtual Customer Loyalty Awards Jaringan PRIMA, Rabu, 14 April 2021.... Selengkapnya >
Mari bersihkan hati dan jiwa di bulan yang suci ini, sambut kembali indahnya Ramadan penuh berkah dengan mendekatkan diri kepada-Nya.... Selengkapnya >
Direktur Marketing PT. Rintis Sejahtera, Bapak Suryono Hidayat menyerahkan penghargaan 20th Years Appreciation Customer Loyalty Award kepada Bapak Santoso Liem, Direktur PT Bank Central Asia Tbk dalam acara Virtual Customer Loyalty Awards Jaringan PRIMA, Kamis, 1 April 2021.... Selengkapnya >