Merdeka Finansial: Fakta di balik Pensiun Dini

11 August 2020

  • Share

Kawan PRIMA, sebelumnya kita sudah bahas soal cara merdeka finansial dengan menerapkan financial wisdom. Masih dengan topik merdeka finansial, pada artikel ini kita akan bahas soal fakta di balik pensiun dini. Hmm, tapi sebelumnya kira-kira apa itu pensiun dini, dan apa hubungannya antara merdeka finansial dan pensiun dini?

 

Pensiun Dini

Seiring berjalannya waktu, dan bertambahnya usia, masa purnabakti atau pensiun memang adalah sesuatu yang pasti. Maka dari itu, sebagian orang memutuskan untuk mempersiapkan bisnis dan berbagai passive income untuk menunjang hari tua yang bahagia. Namun, alih-alih memanfaatkan usia produktif yang panjang, sebagian orang lainnya justru bekerja lebih keras saat usia 20-30 tahun demi menggapai cita-cita mempercepat masa purnabakti dengan mewujudkan merdeka finansial sedini mungkin dan mengambil keputusan pensiun dini.

Tapi, apa sih pensiun dan apa bedanya dengan pensiun dini?

Pensiun merupakan kondisi dimana kamu berhenti bekerja saat memasuki usia ataupun kondisi tertentu. Dengan kata lain, kamu tidak lagi memperoleh gaji bulanan dari perusahaan sejak memasuki masa pensiun. Sedangkan, pensiun dini sendiri tidak berbeda jauh, namun yang jelas membedakan kedua hal ini adalah usia saat keputusan pensiun diambil. Nah, untuk batas usia pensiun menurut BPJS Ketenagakerjaan adalah 57 tahun, dan untuk pensiun dini tidak ada patokan pastinya ya Kawan PRIMA. Ini kembali lagi pada aturan dan batas usia pensiun dini masing-masing perusahaan tempat kita bekerja.

 

Pensiun Dini dan Merdeka Finansial

Sebelum memutuskan pensiun dini, biasanya orang menyiapkan rencana keuangan, bisnis, maupun menciptakan berbagai passive income untuk menunjang hidup. Tanpa disadari, hal ini juga sebenarnya adalah langkah menyiapkan kemerdekaan finansial lho ! Ya, dikatakan demikian karena pada dasarnya merdeka finansial adalah kemapanan finansial untuk menunjang hidup, bahkan tanpa harus bekerja. Jadi penghasilan bisa diperoleh dari pekerjaan, bisnis, maupun passive income seperti hasil investasi. Hmm, sekilas mirip-mirip kan sama kondisi pensiun? Ya, maka wajar saja bila ada anggapan bahwa untuk dapat memutuskan pensiun dini, kita perlu mencapai merdeka finansial terlebih dahulu.

 

Eitss, tapi nggak cuma meraih merdeka finansial. Nyatanya ada beberapa fakta yang wajib kamu ketahui sebelum mengambil keputusan pensiun dini. Penasaran kan apa aja? Kita bahas satu persatu ya..

 

1. Kesempatan pensiun dini tidak untuk semua orang

Ini adalah hal mendasar yang wajib banget untuk kamu ketahui, karena untuk pensiun dini kamu harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku di perusahaan masing-masing, entah itu berupa lama masa kerja, maupun batas awal usia pensiun. Jadi, bagi kamu yang memang sudah merencanakan pensiun dini, jangan lupa ya untuk cek kembali apakah perusahaan tempatmu bekerja memfasilitasi pensiun dini? Untuk level apa sajakah pensiun dini diperuntukan? dan syarat apa saja yang harus kamu penuhi untuk dapat mengambil keputusan pensiun dini di perusahaan tersebut? Kalau kamu sudah berhasil menemukan jawabannya, kamu juga bisa lho untuk membuat perencanaan pensiun dini-mu lebih sempurna dengan menambahkan ketentuan dari perusahaan sebagai target.

 

2. Tidak pernah ada waktu yang tepat untuk pensiun dini

Menyambung fakta pertama, fakta kedua ini memiliki maksud bahwa tidak ada waktu pasti yang mengatakan pada usia berapa pensiun dini baik diajukan. Karena semua itu tergantung pada seberapa siap dirimu, peluang, serta kapan kesempatan itu akan datang. Selain itu, kesempatan pensiun dini tidak selalu datang saat kamu sudah siap, karena nyatanya di tengah pandemi ini beberapa perusahaan menjadikan tawaran pensiun dini sebagai upaya efisiensi dan perampingan biaya selain melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

 

3. Tidak hanya soal berhenti bekerja, tapi soal perencanaan masa depan di baliknya

Fakta ketiga ini juga nggak kalah penting, yaitu keputusan pensiun dini bukan soal bebas dari beban pekerjaan saja, tapi juga soal bagaimana hidupmu kedepannya setelah tak mendapatkan upah tetap dari perusahaan. Untuk itu, perencanaan masa depan setelah pensiun juga nggak kalah penting nih. Demi mempersiapkannya kamu bisa mulai dengan melunasi utang, menabung, melakukan investasi besar-besaran jelang usia pensiun dini, hingga melakukan perencanaan bisnis yang akan dijalankan saat masa pensiun nanti.

 

Selain itu, menurut perencana keuangan, Prita Ghozie ada 3 hal yang harus kamu hitung, yaitu

Pertama, kamu harus menghitung pemenuhan hak pesangon yang seharusnya diterima.

Kedua, kamu juga harus menghitung saldo Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dan tata cara pengalihannya ke program anuitas.

Ketiga, jangan lupa menghitung saldo program BPJS Ketenagakerjaan.

 

4. Dari cibiran hingga krisis identitas

Selain kesiapan keuangan, nyatanya kamu harus siap secara mental untuk menghadapi cibiran dan kritik dari orang-orang. Biasanya cibiran itu datang karena rasa iri atau anggapan kebanyakan orang bahwa kamu masih di usia produktif yang seharusnya mampu melanjutkan pekerjaan. Oleh karena itu, kamu perlu menyiapkan mental yang kuat untuk menghadapi hal satu ini. Jangan mudah terpengaruh dengan pandangan dan opini orang-orang. Jika menurutmu pensiun dini adalah keputusan terbaik, maka berpeganglah pada prinsip tersebut.

 

Tak hanya itu kamu juga harus siap mental untuk menghadapi krisis yang berasal dari dirimu sendiri, yaitu krisis identitas. Tapi, ini bukan berarti kamu kehilangan kesadaran akan identitasmu lho, hehehe… Melainkan krisis identitas bila orang-orang menanyakan apa pekerjaanmu sekarang. Hal ini wajar karena kamu mungkin sudah menghabiskan bertahun-tahun untuk mendedikasikan diri dengan bekerja. Itu sebabnya pada awal pensiun dini bisa jadi kamu akan merasa gusar, kecewa, atau sedih saat orang-orang tidak lagi dapat mengidentifikasikan kamu ke dalam salah satu profesi tertentu.

 

Kawan PRIMA, sekarang sudah tau kan perbedaan pensiun dini dengan pensiun, fakta-fakta di balik pensiun dini, dan kaitannya dengan merdeka finansial? Nah, kira-kira kamu berminat untuk melakukan pensiun dini nggak nih? Bila iya, pastikan kamu mengetahui dulu dengan jelas apa saja yang harus dipersiapkan kini dan nanti ya!

 

 

Artikel Terkait:

Merdeka Finansial Dengan Terapkan Financial Wisdom

Cara Membuat Dan Mencapai Life Goals

Tips Atasi Quarter Life Crisis

Kenali Generasi Sandwich, Apakah Kamu Salah Satunya?

Latte Factor : Penyebab ‘Bokek’ Kaum Milenial

 

 

Referensi:

Bpjsketenagakerjaan.go.id

Personalfinance.kontan.co.id

finansialku.com

koinworks.com

ekrut.com

berita lainnya

Nah, agar hubungan tetap baik dengan sesama rekan kerja di kantor, berikut tips menghadapi rekan kerja yang toxic :... Selengkapnya >
Wanita dengan cinderella complex memiliki kecenderungan untuk menilai diri sendiri dan hidup mereka tergantungan pada kedekatan sosok pelindung yakni pasangannya... Selengkapnya >
Terdapat banyak manfaat dari kebiasaan kecil yang kita lakukan setelah bangun tidur, lho. Mulai dari mendatangkan energi positif, menjadikan hari lebih bersemangat, hingga dipercaya dapat membentuk gaya hidup yang lebih sehat.... Selengkapnya >