Belajar Mengatur Keuangan ala Milenial Cerdas

20 June 2019

  • Share

Kawan PRIMA, sudah tahu kan kalau generasi milenial merupakan generasi yang experience oriented, bukan asset oriented? Kesimpulan tersebut diambil berdasarkan fakta-fakta yang ada mengenai pengeluaran terbesar milenial. Pastinya para milenial tidak mau dicap sebagai generasi yang boros dan kurang pandai dalam mengelola keuangan. Oleh karena itu, kita harus belajar untuk mengatur pemasukan dan pengeluaran kita dengan cara membagi alokasi budget nih, Kawan PRIMA.

Kalau uangnya dipakai buat nabung nggak bisa beli barang fashion dan gadget terbaru dong? Kan, aku harus tampil maksimal dan up to date. Style kece is a must!

Eits, tenang dulu dong Kawan PRIMA. Budgeting itu bukan berarti kamu harus berhenti belanja untuk keperluan pakaian dan gaya kok. Namun dalam hal ini membatasi berapa pengeluaran untuk setiap aspek, termasuk berbelanja barang-barang keren ala zaman now tersebut. Memang challenging dan butuh komitmen yang tinggi tapi pasti bisa dilakukan. Sebelum belajar budgeting, tanamkan dulu prinsip bahwa keinginan tak akan ada habisnya jika terus menerus diikuti.

Lalu, bagaimana seharusnya aku membagi aspek keuanganku?

Nah, ini dia yang perlu Kawan PRIMA pelajari. Jangan sampai gaji satu bulan langsung habis tak bersisa dalam satu hari. Tanamkan mindset bahwa kamu harus bisa merdeka finansial di usia muda. Caranya adalah dengan menyisihkan 20-30% penghasilan untuk tabungan, investasi, dan asuransi di awal. Lalu untuk cicilan, tidak boleh melebihi 30% gaji setiap bulannya. Jangan lupa selalu sisihkan 10% gajimu untuk simpanan darurat. Sisanya bisa Kawan PRIMA bagi untuk keperluan transportasi, makan, fashion, keluarga, dana sosial, dan keperluan konsumtif lainnya yang merupakan kebutuhan.

Sebagai simulasi, anggap saja Kawan PRIMA memiliki penghasilan Rp 5.000.000,- setiap bulannya. Jika 30% gaji tersebut dialokasikan untuk menabung dan investasi, sudah ada Rp 1.500.000,- yang disimpan setiap bulannya. Untuk cicilan, misalkan hanya butuh 20% nya yakni Rp 1.000.000,- setiap bulan. Sedangkan untuk simpanan darurat, 10% nya adalah Rp 500.000,-. Maka masih tersisa Rp 2.000.000,- yang bisa kamu pakai untuk keperluan harian kamu setiap bulan.

Dengan cara tersebut, segala kebutuhan tetap terpenuhi kok. Bonusnya, kamu masih bisa bergaya kece di akhir pekan dengan baju baru tanpa perlu merasa khawatir karena kini kamu punya tabungan. Dengan konsisten menabung Rp 1.500.000,- setiap bulannya, dalam setahun saja kamu sudah mengantongi liquid asset minimal sejumlah Rp 18.000.000,-. Fantastis bukan?

Menabunglah dengan tepat ya, Kawan PRIMA. Dalam artian, selalu sisihkan penghasilanmu di awal, jangan menunggu uang yang tersisa setelah dipakai belanja. Karena kalau begitu, sulit membangun komitmen yang konsisten untuk menabung. Lebih bagus lagi jika Kawan PRIMA punya target tahunan dalam bentuk angka, sehingga jadi lebih termotivasi.

Pasti Kawan PRIMA juga penasaran kan mengenai instrumen investasi dan tabungan yang tepat agar bisa cepat-cepat merdeka secara finansial? Nantikan bahasan PRIMA News berikutnya mengenai Millenials and Finance ya!

Jangan lupa baca juga artikel PRIMA News seri Millenials and Finance sebelumnya di sini.

 

REFERENSI:

https://www.moneysmart.id/tips-mengelola-gaji-bagi-kaum-milenial-mudah-kok/

https://www.wartaekonomi.co.id/read212932/simak-4-cara-kelola-keuangan-di-era-milenial.html

 

BERITA TERKAIT :

Ke mana sih mengalirnya keuangan milenial?

berita lainnya

Kawan PRIMA, dalam mewujudkan kemajuan arus ekonomi digital yang kondusif, Bank Indonesia menetapkan lima visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025.... Selengkapnya >
Kawan PRIMA, akhir 2017 silam kita mulai mengenal istilah Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Hingga pada Mei 2018, kartu ATM/Debit berlogo GPN ini secara resmi dapat digunakan oleh masyarakat. ... Selengkapnya >
Di era technology disruption kini, setiap industri harus siap bergerak menghadapi perubahan-perubahan yang dinamis.... Selengkapnya >