5 Skill Anti Pengangguran

31 August 2022

  • Share

Kawan PRIMA, tingkat pengangguran di Indonesia masih terbilang tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran per Februari 2022, mencapai 8,4 juta orang. Hal ini salah satunya dipengaruhi karena tingginya gelombang PHK yang terjadi di sejumlah perusahaan, sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

Kondisi tersebut secara otomatis akan membuat persaingan dalam mendapatkan suatu pekerjaan menjadi sangat ketat. Ditambah lagi masing-masing perusahaan tentunya akan menetapkan standar tinggi dalam proses rekrutmen dan hanya memilih kandidat yang memiliki nilai “plus”.

Berikut ini adalah 5 skill yang harus kamu miliki agar lebih mudah mendapatkan pekerjaan.

 

1. Leadership

Leadership atau kepemimpinan merupakan salah satu skill yang wajib dimiliki para pencari kerja, khususnya fresh graduate. Kamu mungkin tidak akan langsung diangkat menjadi seorang supervisor atau manajer saat pertama kali direkrut. Namun perusahaan akan lebih menyukai kandidat yang memiliki kemampuan leadership yang kuat. Mereka yang memiliki skill ini dianggap mampu memotivasi kerja tim dan mampu menyelesaikan tugas sesuai target.

 

2. Public Speaking

Dunia kerja juga sangat membutuhkan orang-orang dengan kemampuan public speaking yang baik. Public speaking yang diharapkan bukan sekadar mampu berbicara di depan umum, namun juga bisa mempersuasi orang lain. Hal ini karena saat bekerja, kamu akan sering terlibat dalam rapat dan melakukan persentasi di depan banyak orang. Selain itu, skill ini akan sangat berguna saat kamu mempresentasikan suatu project di hadapan klien.

 

3. Problem Solving

Selain public speaking, pencari kerja yang memiliki skill problem solving atau mampu menyelesaikan masalah, juga menjadi ”incaran” banyak perusahaan. Tidak semua orang memiliki kemampuan ini. Mereka yang memiliki skill problem solving mampu mengidentifikasi berbagai masalah yang muncul disertai dengan solusi yang logis dan terukur. Jika kamu merasa belum memiliki skill ini, jangan pesimis karena kemampuan ini dapat diasah. Kamu bisa mengikuti training di berbagai lembaga pelatihan yang kini tersedia secara offline maupun online. Di dalam training tersebut, kamu akan diperkenalkan dengan berbagai teori problem solving, seperti diantaranya teori Fishbone Diagram, Scamper hingga Decision Matrix. 

 

4. Kreatif

Bukan rahasia lagi bahwa kebanyakan masyarakat Indonesia merupakan orang-orang kreatif.  Setidaknya hal ini bisa dilihat dari konten-konten menarik yang diposting di media sosial. Saking kreatifnya, seringkali konten-konten yang dibuat menjadi trending topic karena menyita perhatian masyarakat dunia. Itu sebabnya orang-orang yang memiliki kreativitas sangat disukai perusahaan. Banyak perusahaan yang bersedia membayar gaji lebih tinggi bagi mereka yang mampu berpikir out of the box dan memberikan ide-ide segar bagi perusahaan.

 

5. Fleksibel

Fleksibel yang dimaksud adalah mampu bekerja dalam tim maupun secara individu. Banyak orang yang tidak mampu melakukan keduanya. Orang yang hanya bisa bekerja secara tim biasanya tidak tahu darimana harus memulai suatu pekerjaan. Mereka membutuhkan arahan dan saran dari orang lain. Sementara mereka yang hanya mampu bekerja secara individu, umumnya memiliki idealisme yang tinggi dan merasa bekerja secara tim justru memperlambat proses pekerjaan. Perusahaan menginginkan orang-orang yang mampu melakukan keduanya. Hal ini karena saat bekerja, ada momen yang mengharuskan kita bekerja secara tim dan secara individu.

 

Referensi:

Glints.com

Detik.com

CnbcIndonesia.com

berita lainnya

Latte factor berkaitan erat dengan pengelolaan keuangan. Perilaku tersebut merupakan sebuah contoh pengeluaran kecil yang jika diakumulasi akan menjadi pengeluaran besar.... Selengkapnya >
Kerajaan Inggris memberlakukan sejumlah aturan ketat bagi setiap anggota keluarga Kerajaan. Berikut adalah sejumlah makanan yang dijauhi oleh bangsawan Kerajaan Inggris.... Selengkapnya >
Mungkin ada kebiasaan dalam diri kita yang tanpa disadari merugikan orang lain dan justru berpotensi merusak hubungan. Berikut ini adalah kebiasaan-kebiasaan toxic yang bisa memperbanyak musuh... Selengkapnya >