#GakKlikJanganKlik Cuma Satu Klik, Akunmu Diambil Alih!

16 October 2026

  • Share

#GakKlikJanganKlik Cuma Satu Klik, Akunmu Diambil Alih!  

Kawan PRIMA, pernah menerima pesan yang mengatasnamakan bank, perusahaan ekspedisi, atau layanan digital dengan permintaan untuk segera mengklik sebuah link? Pesannya mungkin terlihat meyakinkan, apalagi jika disertai logo resmi, informasi transaksi, hingga peringatan bahwa akunmu akan diblokir.

Namun, jangan langsung percaya! Bisa jadi pesan tersebut merupakan bagian dari modus penipuan digital yang bertujuan mengambil alih akun pribadimu.

Salah satu ancaman yang perlu diwaspadai adalah Account Take Over (ATO), yaitu tindakan pengambilalihan akun digital oleh pihak yang tidak berwenang. Modus ini dapat menyasar berbagai layanan, mulai dari mobile banking, dompet digital, email, hingga akun media sosial.

Melalui kampanye #GakKlikJanganKlik, Jaringan PRIMA mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati sebelum membuka tautan atau memberikan informasi pribadi. Sebab, satu klik yang salah bisa menjadi awal dari pencurian data hingga penyalahgunaan akun digital.

Bagaimana Modus Account Takeover Bekerja?

Account Take Over merupakan bentuk kejahatan siber ketika pelaku berhasil mendapatkan akses ke akun milik orang lain tanpa izin.

Biasanya, pelaku berusaha memperoleh informasi rahasia seperti username, password, PIN, atau OTP (One-Time Password) melalui berbagai teknik penipuan.

Salah satu metode yang sering digunakan adalah phishing, yaitu upaya mengelabui korban melalui pesan atau situs palsu yang menyerupai layanan resmi.

Bayangkan Kawan PRIMA menerima SMS yang menginformasikan adanya transaksi mencurigakan pada rekening bank. Pesan tersebut meminta kamu segera mengklik tautan untuk melakukan verifikasi.

Ketika tautan dibuka, muncul halaman login yang terlihat seperti situs resmi bank. Tanpa disadari, informasi yang dimasukkan justru dikirimkan kepada pelaku.

Selain phishing, pelaku juga dapat menggunakan teknik social engineering, yakni manipulasi psikologis untuk membuat korban mengikuti instruksi tertentu, termasuk membagikan kode OTP atau menyetujui permintaan akses akun.

Perlu dipahami, mengklik tautan tidak selalu berarti akun langsung diambil alih. Namun, tautan berbahaya dapat mengarahkan pengguna ke situs pencurian kredensial atau mengunduh perangkat lunak berbahaya.

Baca juga: Geber PK: Jangan Instal Aplikasi Sembarangan!

Kenali Lima Tanda Pesan Mencurigakan 

Agar tidak menjadi korban Account Take Over, Kawan PRIMA perlu mengenali beberapa tanda berikut:

  1. Pesan bernada mendesak. Pelaku mengancam akun akan diblokir atau saldo akan hangus jika kamu tidak segera bertindak.
  2. Link mencurigakan. Alamat website menyerupai situs resmi, tetapi memiliki perbedaan karakter atau domain.
  3. Permintaan data rahasia. Pelaku meminta password, PIN, OTP, atau informasi keamanan lainnya.
  4. File dari pengirim tidak dikenal. Lampiran mencurigakan berpotensi mengandung perangkat lunak berbahaya.
  5. Mengaku sebagai petugas resmi. Penipu menggunakan identitas bank atau perusahaan untuk memperoleh kepercayaan korban.

Terlanjur Klik Link Mencurigakan? Lakukan Ini!

Langkah penanganannya bergantung pada tindakan yang sudah kamu lakukan:

  1. Baru membuka tautan: tutup halaman dan jangan lanjut memasukkan data, mengunduh file, atau memberikan izin akses.
  2. Sudah memasukkan password: segera ubah melalui aplikasi atau situs resmi menggunakan perangkat yang tepercaya. Ganti juga password akun lain yang memakai kombinasi sama.
  3. Sudah membagikan PIN, OTP, atau data perbankan: segera hubungi bank atau penyedia layanan melalui kanal resmi untuk meminta pengamanan akun dan pemeriksaan transaksi.
  4. Sudah memasang aplikasi mencurigakan: lakukan pemeriksaan keamanan perangkat. Gunakan perangkat lain yang tepercaya untuk menghubungi penyedia layanan dan mengamankan akun.

Jika sudah terjadi penipuan transaksi keuangan, segera laporkan melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) dan kepolisian. Siapkan bukti transaksi, percakapan, serta kronologi kejadian untuk mendukung penanganan laporan. 

#GakKlikJanganKlik, Lindungi Akun Digitalmu!

Keamanan transaksi digital bukan hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kewaspadaan setiap pengguna.

Jaringan PRIMA terus mengedukasi masyarakat agar lebih bijak menjaga keamanan informasi pribadi dan aktivitas transaksi digital.

Jadi, Kawan PRIMA, jangan pernah membagikan password, PIN, maupun OTP kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas bank.

Ingat, sebelum klik, pastikan dulu! Kalau mencurigakan, #GakKlikJanganKlik!

Baca juga: Waspada Notifikasi Transfer Palsu:  Kalau Ragu, Stop Dulu!

Sumber: OJK

berita lainnya

Nikmati kemudahan transaksi harian dalam satu aplikasi MyPanin mobile banking dari Panin Bank. Mulai dari transfer, bayar tagihan, top up, hingga QRIS dengan dukungan konektivitas Jaringan PRIMA.... Selengkapnya >
Kawan PRIMA, kini transaksi di Tiongkok semakin mudah dengan QRIS Antarnegara melalui OCBC mobile! Yuk, nikmati kemudahan pembayaran di merchant berlogo UnionPay dan Alipay menggunakan rekening Rupiah.... Selengkapnya >
Waspada penipuan file APK berkedok resi paket! Kenali bahayanya, cara mencegah pencurian data pribadi, dan langkah mengamankan rekening dari penipuan digital.... Selengkapnya >