19 February 2026
Kawan PRIMA, di era digital seperti sekarang, hampir semua aktivitas sehari-hari bergantung pada transaksi online, termasuk untuk operasional bisnis. Mulai dari belanja e-commerce, pembayaran tagihan, top up e-wallet, hingga transaksi perbankan, semuanya melibatkan pertukaran data dalam jumlah besar. Namun, di balik praktisnya transaksi online, terdapat risiko serius berupa kebocoran data hingga berbagai modus penipuan digital yang dapat merugikan pelanggan maupun perusahaan.
Laporan IBM Cost of a Data Breach 2023 menunjukkan bahwa rata-rata kerugian akibat kebocoran data secara global mencapai USD 4,45 juta per insiden, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Dalam konteks perusahaan, angka ini mencerminkan bahwa keamanan data sudah menjadi isu serius yang menentukan keberlangsungan bisnis dan kepercayaan pelanggan.
Oleh karena itu, perusahaan perlu memastikan infrastruktur penyimpanan datanya aman. Di sinilah peran data center menjadi sangat krusial. Data Center adalah fasilitas fisik yang dirancang untuk menyimpan, mengelola, dan memproses data secara aman dan profesional guna menunjang operasional perusahaan.
Salah satu cara memastikan keamanan data center adalah dengan memilih data center yang telah tersertifikasi standar internasional, seperti ISO 27001 dan PCI DSS. Lalu, apa sebenarnya kedua standar ini, dan mengapa penting bagi bisnis digital? Yuk, kita bahas lebih lanjut!
Baca Juga: Mengapa Perusahaan Perlu Data Center?
Salah satu standar internasional dalam pengelolaan keamanan informasi adalah ISO 27001. Standar ini mengatur bagaimana organisasi membangun, menerapkan, memelihara, dan meningkatkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi secara sistematis. ISO 27001 tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga mencakup aspek kebijakan, proses bisnis, sumber daya manusia, hingga tata kelola risiko.
Menurut International Organization for Standardization, ISO 27001 membantu organisasi melindungi tiga aspek utama informasi, yaitu kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data. Bagi penyedia layanan data center, penerapan ISO 27001 menjadi bukti bahwa keamanan data bukan sekadar klaim, tetapi dikelola melalui sistem yang terstruktur dan diaudit secara berkala oleh pihak independen.
Baca Juga: Seberapa Penting Akreditasi Data Center?
Selain ISO 27001, organisasi yang menangani data kartu pembayaran juga wajib memperhatikan standar PCI DSS atau Payment Card Industry Data Security Standard. Standar ini dikembangkan oleh PCI Security Standards Council yang dibentuk oleh jaringan pembayaran global seperti Visa, Mastercard, American Express, dan sebagainya.
PCI DSS menetapkan persyaratan teknis dan operasional untuk melindungi data pemegang kartu, termasuk enkripsi data, pengamanan jaringan, kontrol akses yang ketat, serta pemantauan sistem secara berkelanjutan. Menurut PCI Security Standards Council, tujuan utama PCI DSS adalah mencegah pencurian data kartu dan mengurangi risiko fraud dalam ekosistem pembayaran digital.
Memilih data center yang telah tersertifikasi PCI DSS bukan hanya soal memenuhi regulasi industri, tetapi juga menjadi elemen penting dalam membangun kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis.
Baca Juga: Data Center dan Disaster Recovery Center, Apa Bedanya?
Perusahaan yang serius dalam melindungi data pelanggan perlu memastikan bahwa data mereka dikelola di data center yang yang tersertifikasi ISO 27001 dan PCI DSS. Salah satu layanan data center yang tersertifikasi ISO 27001 dan PCI DSS adalah Primacom Data Center.
Terakreditasi ANSI/TIA Rated-3 for Constructed Facilities and Design, Primacom Data Center membantu pelanggan dari berbagai sektor industri untuk membangun layanan digital yang aman, tepercaya, dan siap berkembang.
Khusus bagi perusahaan di sektor keuangan keamanan transaksi juga dapat dimaksimalkan dengan adanya sistem monitoring. Sebagai contoh, Jaringan PRIMA menyediakan layanan Potential Risk Detection System (PRDS), yaitu sistem monitoring transaksi yang dirancang untuk mendeteksi transaksi tidak wajar secara cepat dan efektif. Sistem ini mampu mengirimkan peringatan dini secara real time guna meningkatkan perlindungan dan meminimalkan risiko kerugian finansial, sehingga tercipta ekosistem transaksi digital yang semakin aman dan terpercaya.
Untuk informasi penting dan menarik lainnya seputar data center, digitalisasi bisnis, dan teknologi, klik di sini.