16 February 2026
Kawan PRIMA, Tahun Baru Imlek selalu menjadi momen istimewa yang sarat makna. Lebih dari sekadar pergantian tahun dalam kalender lunar, Imlek merepresentasikan awal baru, harapan, dan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Setiap tradisi yang dijalankan mengandung filosofi mendalam yang relevan lintas generasi.
Menyambut Imlek biasanya diawali dengan membersihkan rumah dan memasang ornamen bernuansa merah. Dalam budaya Tiongkok, warna merah sejak lama dianggap sebagai warna keberuntungan. Warna ini melambangkan kebahagiaan, kemakmuran, vitalitas, dan energi positif yang diharapkan hadir sepanjang tahun.
Tahun ini, Imlek dirayakan sebagai Tahun Kuda Api, yang memiliki makna kuat dalam filosofi Tionghoa. Kuda dikenal sebagai simbol semangat, kebebasan, kerja keras, dan ketangguhan. Sementara unsur api melambangkan energi, keberanian, dan transformasi.
Perpaduan Kuda dan Api mencerminkan dorongan untuk bergerak maju dengan penuh percaya diri. Tahun Kuda Api sering dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk mengambil langkah berani, mengejar peluang, dan beradaptasi dengan perubahan. Energi api mendorong seseorang untuk lebih optimis, aktif, dan tidak ragu menghadapi tantangan.
Makna ini sejalan dengan semangat Imlek sebagai awal baru. Tahun Kuda Api mengingatkan bahwa pertumbuhan dan kemajuan membutuhkan keberanian, disiplin, serta ketekunan dalam menjalani proses.
Salah satu tradisi terpenting dalam perayaan Imlek adalah makan malam bersama keluarga. Momen ini menjadi simbol persatuan dan keharmonisan, di mana seluruh anggota keluarga berkumpul dan berbagi kebahagiaan.
Hidangan khas Imlek seperti ikan, mi panjang umur, dan kue keranjang bukan sekadar sajian, tetapi mengandung doa dan harapan. Ikan melambangkan kelimpahan, mi panjang umur mencerminkan kesehatan dan umur panjang, sementara kue keranjang melambangkan kehangatan serta hubungan yang erat antar anggota keluarga.
Tradisi berbagi angpau juga memiliki makna yang mendalam. Angpau bukan hanya tentang nominal, melainkan simbol doa, restu, dan harapan baik. Melalui angpau, nilai berbagi, kepedulian, dan rasa syukur ditanamkan sejak dini.
Di era modern, bentuk angpau bisa beradaptasi, namun esensi memberi dan mendoakan tetap menjadi inti tradisi yang dijaga hingga kini.
Imlek juga menjadi momen refleksi diri. Banyak orang memanfaatkannya untuk memperbaiki hubungan, saling memaafkan, dan memulai kembali dengan semangat baru. Tradisi bersilaturahmi memperkuat ikatan keluarga dan sosial yang menjadi fondasi kehidupan.
Di tengah kesibukan sehari-hari, Imlek hadir sebagai pengingat pentingnya menjaga hubungan dan keharmonisan.
Baca juga: Hotel vs Villa: Sebelum Pesan, Wajib Tahu 3 Tips Penting Ini
Seiring perkembangan teknologi, perayaan Imlek turut beradaptasi. Komunikasi digital memudahkan keluarga yang terpisah jarak untuk tetap terhubung. Meski cara berubah, makna tradisi tetap terjaga. Nilai kebersamaan, harapan, dan optimisme tetap menjadi inti perayaan.
Kawan PRIMA, menyambut Imlek dengan tradisi yang tetap bermakna berarti menjaga nilai kebersamaan, keberanian, dan optimisme dalam kehidupan sehari-hari. Semangat Tahun Kuda Api mengajak kita untuk melangkah lebih berani, penuh energi, dan percaya diri menghadapi setiap peluang.
Dengan memaknai Imlek secara lebih dalam, perayaan ini menjadi bukan sekadar ritual tahunan, tetapi sumber inspirasi untuk tumbuh dan bergerak maju sepanjang tahun. Selamat menyambut Tahun Baru Imlek, semoga semangat Kuda Api membawa keberuntungan, kesehatan, dan kemajuan bagi Kawan PRIMA.