Cegah Penyebaran Virus Corona, Dorong Transaksi Nontunai, Ayo Pake QRIS !

19 March 2020

  • Share

Pada 2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo mengumumkan dua orang WNI positif terjangkit virus corona. Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah Indonesia, mulai dari meningkatkan pemeriksaan kesehatan di 135 akses pintu masuk Indonesia, menyiapkan 227 rumah sakit rujukan, hingga melakukan pencegahan penimbunan hand sanitizer maupun masker. Pemerintah juga menyediakan hotline terkait virus corona di 021-5210411 dan 0812 1212 3119. Pencegahan penyebaran virus corona di Indonesia, akan lebih berdampak jika semua elemen masyarakat bergerak. Tidak hanya pemerintah, kita sebagai warga negara juga dapat berkontribusi terhadap pencegahan penyebaran virus corona dengan merubah kebiasaan hidup kita, khususnya dalam hal transaksi pembayaran.

Ubah Kebiasaan Pembayaran Tunai menjadi Nontunai

Pertengahan bulan Februari lalu, Bank Sentral China menghancurkan uang tunai yang berpotensi terinfeksi virus corona. Bank-bank di China juga diminta membersihkan uang tunai dengan disinfektan, sinar ultraviolet dan suhu tinggi. Sebelum diedarkan kembali ke masyarakat, uang tersebut wajib disimpan 7-14 hari.  Selain itu Bank of England juga mengakui jika uang tunai dapat membawa bakteri atau virus.

Menyikapi perkembangan penyebaran virus corona, World Health Organization (WHO) mengimbau masyarakat agar dapat menerapkan contactless payment. Namun jika memang harus menggunakan uang tunai, segeralah mencuci tangan dengan bersih setelah menyentuh uang tunai. Mengubah kebiasaan metode pembayaran tunai menjadi nontunai saat bertransaksi, menjadi salah satu cara mencegah penyebaran virus corona yang dikhawatirkan dapat melalui uang tunai. Pembayaran nontunai dapat dilakukan secara digital.

Ayo Pake QRIS

Metode pembayaran digital  (nontunai) memungkinkan orang bertransaksi tanpa harus bersentuhan dengan orang ataupun alat pembayaran di merchant. Pembayaran menggunakan kode QR merupakan cara pembayaran digital tanpa kontak fisik antara penjual dan pembeli.  Tidak hanya itu, dengan adanya QRIS (QR Code Indonesian Standard), konsumen bisa membayar menggunakan berbagai aplikasi  pembayaran uang elektronik seperti OVO, GoPay, LinkAja. Pilih aplikasi pembayaranmu, lalu scan kode QRIS pada merchant, dan transaksi pembayaran berhasil. Gampang dan anti ribet!  Ayo Pake QRIS. Ubah kebiasaan bayar tunai menjadi nontunai dengan QRIS PRIMA, karena lebih #MudahPakaiPRIMA

 

Artikel Terkait:

Fakta dan Mitos Seputar Virus Corona

 

Referensi:

who.int

nationalgeographic.grid.id

katadata.co.id

 

berita lainnya

Presiden Direktur PT Rintis Sejahtera, Iwan Setiawan kembali meraih penghargaan CEO of The Year 2022 yang digelar oleh Infobank Media Group berkolaborasi dengan Ikatan Bankir Indonesia (IBI) pada 23 November 2022, di Hotel Pullman Jakarta... Selengkapnya >
Apa yang menyebabkan banyak negara berlomba-lomba menjadi tuan rumah Piala Dunia meski biaya penyelenggaraannya sangat mahal? Ternyata terdapat beberapa keuntungan yang diperoleh suatu negara saat menjadi tuan rumah ajang sepak bola empat tahunan tersebut, diantaranya:... Selengkapnya >
Perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang dilaksanakan pada 15-16 November 2022 di Nusa Dua, Bali telah resmi berakhir. Melalui forum tersebut, Indonesia berhasil mengantongi sejumlah komitmen investasi dari berbagai negara, diantaranya... Selengkapnya >