Waspada Bentuk Kejahatan Baru: Remote Access

23 July 2026

  • Share

Waspada Bentuk Kejahatan Baru: Remote Access 

Kawan PRIMA, modus kejahatan digital terus berkembang dengan cara yang semakin meyakinkan. Pelaku tidak lagi hanya meminta korban mengirimkan uang atau membagikan kode OTP secara langsung. Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah penipuan remote access, yaitu kejahatan dengan memanfaatkan akses jarak jauh untuk mengambil alih perangkat korban.

Otoritas Jasa Keuangan melalui Satgas PASTI turut mengingatkan adanya modus social engineering dengan remote access. Dalam modus ini, pelaku mengarahkan korban untuk membagikan layar atau memasang aplikasi akses jarak jauh dengan dalih membantu urusan perbankan, pajak, kependudukan, atau layanan lainnya. Akses tersebut kemudian berisiko digunakan untuk menguras rekening korban.

Apa Itu Remote Access?

Remote access sebenarnya merupakan teknologi yang memungkinkan seseorang mengakses atau mengendalikan perangkat lain dari lokasi berbeda. Teknologi ini umumnya digunakan secara sah untuk kebutuhan pekerjaan, pemeliharaan sistem, atau bantuan teknis.

Masalah muncul ketika fasilitas tersebut disalahgunakan oleh pelaku kejahatan. Pelaku biasanya menghubungi korban dengan menyamar sebagai petugas bank, layanan pelanggan, instansi pemerintah, perusahaan pengiriman, atau pihak lain yang dianggap terpercaya.

Korban kemudian diarahkan untuk mengunduh aplikasi tertentu, membuka tautan mencurigakan, mengaktifkan fitur berbagi layar, atau memberikan izin akses pada perangkat. Setelah memperoleh akses, pelaku dapat melihat aktivitas di layar dan berpotensi mengetahui informasi pribadi yang ditampilkan korban.

Kenali Cara Pelaku Menjebak Korban

Modus remote access sering diawali dengan informasi yang membuat korban panik. Pelaku dapat mengabarkan adanya transaksi mencurigakan, akun yang akan diblokir, tagihan yang belum dibayar, atau hadiah yang harus segera diklaim.

Setelah korban merasa terdesak, pelaku menawarkan bantuan dan meminta korban mengikuti instruksi. Mulai dari mengunduh aplikasi, meng-klik tautan, hingga memasukkan PIN, password, atau kode OTP saat layar sedang dibagikan. Pelaku juga dapat mengirimkan file aplikasi berformat APK melalui pesan pribadi. 

Bank Indonesia mengingatkan bahwa aplikasi tidak resmi semacam ini dapat mencuri informasi dan data pribadi ketika dipasang di perangkat korban. Karena itu, Kawan PRIMA perlu curiga apabila seseorang meminta akses ke ponsel dengan alasan apa pun, terutama jika permintaan tersebut disampaikan melalui nomor pribadi atau kanal komunikasi yang tidak resmi.

Cara Mencegah Penipuan Remote Access

Langkah utama untuk menghindari kejahatan remote access adalah:

  1. Tidak memberikan akses perangkat kepada orang yang tidak dikenal
  2. Jangan mengunduh aplikasi berdasarkan arahan penelepon atau pengirim pesan yang belum terverifikasi
  3. Tidak membagikan PIN, password, kode OTP, nomor kartu, CVV, maupun informasi pribadi kepada siapa pun. Pihak bank dan penyedia layanan resmi tidak akan meminta data rahasia tersebut melalui telepon, pesan singkat, atau aplikasi percakapan.
  4. Hindari meng-klik tautan sembarangan dan unduh aplikasi hanya dari toko aplikasi resmi. Periksa nama pengembang, ulasan pengguna, serta izin yang diminta sebelum memasang aplikasi.

Baca juga: Jaga Privasi Data Anda dalam Data Privacy Day!

Sudah Terlanjur Memberikan Akses?

Segera putuskan koneksi internet, hentikan fitur berbagi layar, dan hapus aplikasi mencurigakan. Ganti password mobile banking, email, dan akun penting lainnya menggunakan perangkat yang aman.

Periksa mutasi rekening untuk memastikan tidak ada transaksi yang tidak dikenali. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan, segera hubungi layanan pelanggan resmi bank untuk memblokir akses rekening dan kartu. Bank Indonesia juga menyarankan masyarakat yang terlanjur memasang aplikasi mencurigakan agar segera mengambil langkah pengamanan untuk mencegah kerugian lebih lanjut.

Kawan PRIMA, keamanan transaksi digital dimulai dari kewaspadaan setiap pengguna. Jangan lupa prinsip utamanya: jangan asal klik, jangan asal instal, dan jangan beri akses perangkat sembarangan.

Baca juga: Geber PK: Jangan Sampai Data Diri Disalahgunakan

berita lainnya

Butuh mood booster di tengah kesibukan? Beli kopi favorit dan bayar lebih praktis menggunakan QRIS DANA. Cukup scan, konfirmasi, lalu transaksi selesai dalam hitungan detik.... Selengkapnya >
Liburan ke Singapura makin praktis dengan QRIS Antarnegara. Cukup scan NETS QR menggunakan mobile banking Indonesia untuk transaksi yang cepat, aman, dan nyaman... Selengkapnya >
Isi BBM kini makin praktis dengan QRIS DIGI bank bjb. Cukup scan kode QRIS melalui aplikasi, transaksi selesai dalam hitungan detik tanpa perlu menyiapkan uang tunai. Nikmati pengalaman pembayaran yang cepat, aman, dan nyaman untuk setiap perjalanan.... Selengkapnya >