15 July 2026
Kawan PRIMA, kondisi ekonomi dapat berubah sewaktu-waktu. Kenaikan harga kebutuhan, perubahan suku bunga, hingga ketidakpastian pasar global membuat banyak orang mulai mencari cara untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang. Salah satu instrumen yang sejak lama menjadi pilihan masyarakat adalah emas.
Tidak hanya hadir dalam bentuk perhiasan atau emas batangan, kini emas juga dapat dimiliki secara digital melalui platform resmi. Kemudahan tersebut membuat investasi emas semakin mudah dijangkau oleh berbagai kalangan. Lantas, mengapa emas tetap menarik di tengah berbagai kondisi ekonomi?
Emas dikenal sebagai salah satu aset penyimpan nilai. World Gold Council menyebutkan bahwa emas merupakan aset yang langka, tidak memiliki risiko kredit, dan secara historis mampu mempertahankan nilainya dalam jangka panjang. Karakteristik tersebut membuat emas sering dipertimbangkan ketika kondisi ekonomi sedang tidak menentu.
Meski demikian, harga emas tidak selalu naik setiap saat. Dalam jangka pendek, harga emas dapat bergerak naik maupun turun karena dipengaruhi kondisi ekonomi global, nilai tukar, tingkat suku bunga, serta permintaan pasar. Oleh karena itu, emas lebih tepat dipertimbangkan sebagai bagian dari rencana keuangan jangka menengah atau panjang.
Baca juga: Tips Menabung Emas untuk Pemula: Cara Aman Mulai dari Nol
Dalam mengelola investasi, menempatkan seluruh dana pada satu jenis instrumen dapat meningkatkan risiko. Karena itu, diversifikasi atau pembagian dana ke beberapa jenis aset menjadi salah satu strategi yang dapat dipertimbangkan.
Pergerakan harga emas tidak selalu sama dengan saham, obligasi, maupun instrumen keuangan lainnya. Dalam kondisi tertentu, emas dapat membantu menjaga keseimbangan portofolio ketika aset berisiko sedang mengalami tekanan.
Namun, porsi investasi emas tetap perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan, jangka waktu, kebutuhan likuiditas, serta kemampuan masing-masing individu dalam menghadapi risiko.
Emas juga memiliki pasar yang luas dan relatif likuid. Artinya, emas pada umumnya dapat dijual kembali ketika pemiliknya membutuhkan dana. World Gold Council mencatat bahwa likuiditas pasar emas cenderung tetap tersedia, termasuk ketika terjadi tekanan di pasar keuangan.
Sebelum membeli, masyarakat tetap perlu memahami adanya perbedaan antara harga beli dan harga jual kembali yang disebut sebagai spread. Apabila emas dijual dalam waktu terlalu singkat, kenaikan harganya mungkin belum cukup untuk menutupi selisih tersebut.
Perkembangan layanan digital membuat masyarakat tidak harus langsung membeli emas batangan dalam jumlah besar. Salah satu layanan yang dapat digunakan untuk memulai investasi emas adalah Tring! by Pegadaian, aplikasi resmi Pegadaian yang menghadirkan berbagai layanan finansial dan investasi emas dalam satu aplikasi.
Melalui Tring!, pengguna dapat mengakses layanan Tabungan Emas, membeli dan menjual emas, melakukan top up saldo, memantau harga emas, hingga menggunakan layanan Cicil Emas sesuai kebutuhan. Aplikasi tersebut juga menyediakan layanan berbasis syariah serta fitur keamanan berupa PIN dan biometrik.
Tabungan Emas Pegadaian memungkinkan masyarakat membeli, menyimpan, dan menambah saldo emas digital mulai dari Rp10.000. Saldo tersebut juga dapat dijual kembali, ditransfer melalui Tring!, atau dicetak menjadi emas fisik sesuai ketentuan yang berlaku.
Kemudahan ini dapat membantu masyarakat memulai secara bertahap sesuai kemampuan keuangan. Pembelian emas secara rutin dengan nominal terjangkau juga dapat menjadi cara untuk membangun kebiasaan investasi tanpa harus menunggu memiliki dana besar.
Kawan PRIMA, meskipun emas memiliki sejumlah karakteristik yang menarik, setiap investasi tetap mengandung risiko. Pastikan kebutuhan sehari-hari, kewajiban rutin, dan dana darurat telah terpenuhi sebelum mulai berinvestasi.
Gunakan platform resmi seperti Tring! by Pegadaian, pahami biaya dan mekanisme transaksi, serta periksa harga beli dan harga jual sebelum mengambil keputusan. Dengan perencanaan yang matang dan konsistensi, emas dapat menjadi salah satu bagian dari strategi untuk menjaga nilai aset sekaligus membantu mencapai tujuan finansial pada masa depan.
Baca juga: Top Up ShopeePay Lewat Outlet Pegadaian Makin Praktis, Checkout dan Jajan Tetap Jalan