12 May 2026
Kawan PRIMA, tawaran tabungan dengan bunga besar, bonus rutin, atau keuntungan bulanan yang terdengar sangat menarik memang bisa membuat siapa saja tergoda. Apalagi jika penawarannya datang dengan bahasa yang meyakinkan, membawa nama lembaga keuangan, atau disampaikan oleh orang yang terlihat profesional. Namun, di balik janji manis seperti “saldo aman”, “untung pasti”, atau “bunga jauh lebih tinggi dari bank”, bisa saja tersembunyi modus penipuan keuangan yang merugikan.
Belakangan, kasus penipuan berkedok investasi dan tabungan kembali menjadi pengingat bahwa masyarakat perlu semakin cermat sebelum menyerahkan dana. Modusnya sering kali dibuat menyerupai produk resmi perbankan, padahal tidak terdaftar atau tidak dikenal oleh lembaga keuangan yang namanya dicatut. Karena itu, prinsip paling penting sebelum menempatkan dana adalah memastikan produk tersebut legal, resmi, dan masuk akal.
Jika ada pihak yang menawarkan bunga tabungan atau keuntungan bulanan jauh di atas kewajaran, Kawan PRIMA perlu berhenti sejenak dan bertanya: dari mana keuntungan itu berasal? Produk keuangan resmi biasanya memiliki mekanisme, risiko, dan ketentuan yang jelas. Sebaliknya, penipuan sering mengandalkan kalimat manis seperti “dijamin aman”, “tanpa risiko”, atau “hanya berlaku hari ini” agar korban mengambil keputusan terburu-buru.
Misalnya, korban diminta mentransfer uang ke rekening pribadi, bertemu di luar kantor bank, atau menerima dokumen yang tidak bisa diverifikasi melalui layanan resmi. Kawan PRIMA, jangan mudah percaya hanya karena pelaku menggunakan logo, seragam, kartu nama, atau mengaku sebagai pegawai lembaga keuangan. Selalu cek langsung melalui website resmi, call center resmi, atau kantor cabang terdekat.
Pelaku penipuan sering menggunakan strategi psikologis, seperti mengatakan kuota terbatas, keuntungan akan hangus, atau banyak orang sudah ikut. Padahal, keputusan finansial sebaiknya tidak dilakukan dalam kondisi panik. Semakin besar nominal dana yang akan ditempatkan, semakin penting pula proses pengecekan legalitasnya.
Baca juga: Waspada Modus Penipuan Digital yang Makin Canggih, Kamu Harus Lebih Cerdas!
Agar tidak menjadi korban, Kawan PRIMA bisa melakukan beberapa langkah sederhana berikut:
Baca juga: Jaga Privasi Data Anda dalam Data Privacy Day!
Dalam bertransaksi digital, Kawan PRIMA juga perlu membiasakan diri menyimpan bukti transaksi, mengecek mutasi rekening, dan tidak membagikan PIN, OTP, password, maupun data pribadi kepada siapa pun. Kebiasaan ini menjadi bagian penting dari keamanan finansial sehari-hari, terutama ketika menerima tawaran produk keuangan yang belum jelas kebenarannya.
Jaringan PRIMA sebagai jaringan switching nasional mendukung ekosistem transaksi yang aman, cepat, dan terhubung melalui berbagai layanan perbankan mitra. Namun, keamanan transaksi tetap membutuhkan peran aktif pengguna. Pastikan setiap aktivitas finansial dilakukan melalui aplikasi resmi bank, ATM resmi, mobile banking resmi, atau kanal pembayaran yang terpercaya.
Nah Kawan PRIMA, jangan sampai tergoda oleh iming-iming tabungan menggiurkan yang tidak jelas sumber dan legalitasnya. Ingat selalu prinsip sederhana: cek legalitasnya, pahami logikanya, dan jangan terburu-buru mengambil keputusan. Semakin menarik sebuah tawaran, semakin penting bagi kita untuk memeriksanya dengan teliti.
Dengan sikap waspada dan kebiasaan transaksi yang aman, Kawan PRIMA bisa terhindar dari risiko penipuan berkedok tabungan.
Yuk, jadi pengguna layanan keuangan yang cermat, bijak, dan selalu mengutamakan keamanan dalam setiap transaksi.